Tantrum

December 14, 2021

Assalamualaikum. Hari ini Almayda tantrum sudah ke 3xnya. Rasanya setiap kali baca parenting untuk tidak ikut terbawa emosi, sia-sia begitu berhadapan dengan implementasinya.

Pagi-pagi, anak ini bangun dengan badmood parah. Alasan pertama karena AC mati. Memang AC dirumah dibikin smart, jadi setiap waktu-waktu tertentu akan mati otomatis. Almayda memang nyaris setiap kali AC mati dia kebangun. Oke! pagi diawali dengan mood yang kurang bagus, ga melulu akan berdampak seharian. Aku menyiapkan sarapan dan bekal suami kerja. Sedang Almayda sekarang sama bapaknya dikamar small atau kamar bermainnya.

Kamar Bermain Almayda

Ditempat kita kontrak ada 2 kamar. 1 Kamar utama untuk kita tidur, isinya lemari dan kasur. Sedang second room isinya kasur kecil, lemari, gantungan baju buna, meja kerja, rak buku Almayda dan space sajadah untuk shalat. Kesalahan pertama pagi ini adalah Ayahnya menyalakan TV yang berdampak kelebihan screen time pada anak. Padahal, hari-hari almayda nyaris no TV dan minim gadget. Sesekali dia ikut liat bunanya buka instagram cuma buat scroll-scroll reels atau curi-curi rekam sendiri sambil selfie-selfie. Ditambah rasa-rasanya aku terlalu manis bikin bubur jagung, alhasil anaknya jadi sugar rush.

Ada TV, Meja kerja, Rak buku, Kasur, kotak mainan dll

Tantrum pertama dimulai karena iklan di youtube. Sebenernya cuma ada 3 opsi Almayda nonton youtube. 1. Channel keluarga Maheswara, 2. Nussa Rara 3. Nissa Sabyan / Cinta Rosul. Selain itu ga boleh nonton. Itupun ada waktunya. Semua orang dilingkungan kami tau itu. Termasuk aku harus tegas ke orangtua maupun mertua tentang screen time ini.

Sebenernya hal yang biasa buat dia kalo nonton youtube ada iklannya. Diapun udah bisa ngeskip kok. Cuma gatau kenapa siang tadi berasa marah banget. Dicoba di skipi-in salah. Diganti salah. Semuamuanya salah. Nangislah jejeritan karena semuanya salah. Aku coba menghindar karena takut kebawa emosi. Aku pindah ke kamar utama, pas dia ngikutin aku tutup dari luar. 10 menit dia ngegedor-gedor pintu. Sampe ga enak sama tetangga karena posisi lagi siang bolong dan sunyi senyap.

Setiap hari dia habiskan untuk main dan belajar. Hampir ga pernah main diluar.

Setelah agak reda ditandai dengan minta “hug buna” (peluk buna) jadi kubuka pintunya, kuminta dia pindah kamar dan duduk diatas kasur. Aku ambilkan minum, dan disuruh rebahan. Kuminta dia minta maaf masih ga mau, nangis lagi, hadeuhhh -___-“, akhirnya ku peluk sambil tiduran. Aku selimutin, dan ga lama dia tidur. Ternyata Almayda ngantuk. Ngantuk emang faktor terbesar untuk tantrum.

Selanjutnya. Bangun tidur, minta minum. Aku ambilin gelas ga mau, maunya di botol. Botol udah diambilin, ga mau juga nangis-nangis lagi. Rolenya sama, masuk kamar nangis-nangis. Aku tutup pintunya. Kali ini ga lama aku kurungnya, bedanya sekarang ga bisa diselesaikan dengan tidur. Akhirnya setelah agak reda aku ajak mandi dan dia agree.

Mood sudah membaik, dia mulai main dengan buku-bukunya. Saatnya aku yang mandi. Ambillah piyama unicorn wkwk. Gatau kenapa dia sensi banget sama piyama unicorn yang kupunya. Ngamuk lagi. Kali ini maghrib dan dia gedor-gedor toilet kaya kesurupan. Ga tahan aku bawa Almayda masuk dan ku keramasin langsung pas dia masih pake baju utuh. Biasanya abis dimandiin mood dia turun, tapi nyatanya engga gara-gara baju unicorn. Dia pilihin baju dan aku harus pake daster yang dipilihnya wkwk. Oke aku ganti daster dan dia agak mereda. Astagaaaa masalah pake daster aja bikin dia mandi 4x dalam sehari ini.

Ngemil is a must

Anehnya abis dia digerujuk air, masih sempet-sempetnya minta mandi lagi -__-“. Dan sekarang Alhamdulillah anaknya happy lagi. Sayangnya moodku masih belum balik. Merasa bersalah karena udah emosi kayanya hampir semua dilalui mamak-mamak muda kaya aku ini. Hhhh Ya Allah. Seharian ga berhenti beristighfar.

Kadang aku mikir, ini anak ketempelan atau lagi masanya sih? Normal ga sih anak seusia dia akhir-akhir ini jadi sering ngamuk tanpa alasan?

Karawang, 14 Desember 2021

Maafin buna ya nak, belum bisa kontrol emosi. Semoga kedepannya bisa lebih sabar lagi, dan Almayda ga marah-marah lagi.

Bagikan Postingan ini :

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *