Tips Tarawih Bersama Si Kecil

April 24, 2020

Hai assalamualaikum Ayah Bunda, ebuset blognya spesifik banget ke yang udah rumah tangga azzah, yang masih jomblo minggrr nih? wkwwk engga dengg. Hai gaes, gimana puasanya hari ini? dari jam berapa udah kerasa laper? ada yang kelupaan minum? atau ada yang ga sengaja makan? apapun itu semoga kita tetep semangat menjalani puasa Ramadhan yang cukup berbeda dari biasanya yaa . . . amin.

Sebelum kasih tips tarawih bersama si kecil, sejujurnya hampir semua pasti ngerasain hal yang sama untuk Ramadhan di tahun ini. Sedih. Apalagi buat perantau yang kena PSBB, jauh dari orangtua, ngekost sendirian, sahur angetin makanan malem, buka alakadarnya, yang bangunin toa masjid lagi, ya kalo takmirnya ga lupa ke masjid, kalo WFH? wkwk, mau ngomong jombs again takut tersinggung hahahah

Tapi kabar baiknya, ntah mengapa dengan adanya PSBB ini aku pribadi lebih bersyukur, karena bisa jadi godaan-godaan untuk bolong tarwih lebih sedikit. Bikos hampir ga ada bukber yang dirancang udah sedemikian rupa sampe adu otot sama orang-orang buat pilih tempat, jadi minin di PHP in sama yang bilang KUY KUY tapi pas hari H always says “sorry mendadak ga bisa dateng nih gaes” -prettt~ dan bukber-bukerber inilah yang kadang bikin lalai tarawih karena lelah huhu sad.

Alhamdulillah, untuk yang berumah tangga bisa dipastikan bisa 5 waktu jamaah bersama pasangan, buat yang sendiri? insyallah bisa lebih khusyu lagi buat minta jodohnya cia cia ciaaaaa. Betul tidak?

But semua pasti memiliki hati yang berkecambuk. Layaknya orang tua yang rindu kepulangan anaknya, anak yang rindu masakan ibunya, Pahlawan yang harus berjuang menjadi garda terdepan selama pandemi (teruntuk Petugas medis, Bapak TNI/Polri dan jajaran influencer serta volunteer yang masih harus berjibaku menolong sesama, kalian HEBAT!) semoga Allah membalas kebaikan kalian semua.

Untuk yang kurang beruntung karena PHK, dikejar-kejar depkolektor, bingung mau makan apa, semoga Allah ringankan bebannya, amin. Yuk kita semua berdoa semoga mimpi buruk ini lekas sirna, dan Allah lapangkan kembali keberkahan di bumi ini.

Bismillah, bersyukur karena Ramadhan tahun ini kita tarawih dirumah aja, jadi tantangannya ga seberat kalo bawa bayi ke masjid hiksss itu rempong bingiittt. So, cus yuk langsung ke TKP karena bentar lagi mau bukber dan aku harus masak buat berbuka.

  1. Pastikan si kecil kenyang perutnya, jangan kenyang dengan omongan tetangga wkwk. Ini kunci banget, kalo anak laper bisa dipastikan rewel. Ikut kita makan / buka puasa, dan susuin sekenyang-kenyangnya. Bersyukur kalo bisa tidur cepet, kalo ga bisa, perut isi sudah jadi modal baby bisa lebih calm down untuk menunggu kita shalat sedikitnya 13 rakaat tarawih.
  2. Pakai pakaian yang nyaman seperti bahunya untuk bersandar jiaaa. Karena malam hari, biasanya baby pakai baju tidur yang dingin dan tidak gerah. Pemakaian piyama berbahan katun atau kaos cukup penting karena jika baby kegerahan bisa cruncky dan berakibat rewel.
  3. Sediakan cemilan yang sehat dan ringan, jangan terlalu berat. Itu mau makan apa ngajak najwa sihab debat? hwk . Anak kecil mau sekenyang apapun kalo disodorin jajan pasti mau aja wkwk. Snack-snack sehat / finger food bisa menjadi pilihan agar baby fokus makan selama kita shalat.
  4. Jejerkan mainan didekat kita. Pokoknya selama masih kecil puas-puasin main, agar ketika dewasa kelak tak mudah dipermainkan #IAIAIA!!! Ini termasuk cara yang efektif sekali mengurangi kebosanan mereka selama menunggu kita tarawih.
  5. Beri pengetian jika kita ibadah, dan selama ibadah sikecil tidak boleh mengganggu, dan harus tertib, meski tidak mudah tapi insyallah perlahan baby mengerti arti ibadah kedepannya. Aminn

Oke! itu tadi tips dari kita selama kemarin terawih pertama wkwk. Oia satu lagi, nyalakan AC/kipas agar konsentrasi jamaah tak terganggu. Biasakan mandi agar tidak mengantuk, dan jangan terlalu kenyang agar tak begah.

Ada cerita lucu si, selama solat kemaren kan Almayda lincah banget ya, saking lincahnya dia sampe masuk ke dalam gamis Ayahnya wkwkw. Sumpah, mau ngakak tapi udah mau kelar solat isyanya. Kalo batal kan sayang wkwk.

Finally, semoga kita semua diberikan kemudahan untuk mendidik anak dekat dengan assunnah. Sesuai sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَاْلأَمِيْرُ رَاعٍ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا وَوَلَدِهِ، فَكُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ.

“Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu sekalian bertanggung jawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang Amir (raja) adalah pemimpin, seorang suami pun pemimpin atas keluarganya, dan isteri juga pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya. Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan diminta pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya.” [1]

Harapannya semoga mulai dari Ramadhan ini anak-anak dan diri kita pribadi pastinya menjadi pribadi yang lebih dekat lagi dengan Rabb dan Rasulnya, dan semoga Ramadhan tahun ini menjadi satu dari Ramadhan-Ramadhan terbaik dari mulai Habluminallah maupun Habluminannas.

Keep Healty keep safe keep istikomah. Aminn Bye!!

Jakarta, 24 April 2020

Bagikan Postingan ini :

2 People reacted on this

Leave a Reply to Intan Afiah Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *