Postingan Pertama

April 18, 2020

Test!

Mungkin judul dan baris pertama pada postingan ini akan menjadi the one and only campur tangan Ayah Mahe dalam seluruh tulisan di website ini hahaaha. Sengaja tak ku hapus dan ubah sebagai bentuk apresiasi karena sudah bantu settingin blog ini hingga pukul 2 dini hari dan sebagai dokumentasi juga bahwa “menulislah walaupun cuma satu kata” hehe.

First! aku bersyukur bersyukur banget akhirnya bisa nulis lagi, setelah mungkin satu tahunan lebih blogku sebelumnya mati suri. Well, terlepas dari ada atau tidak yang nantinya baca tulisanku, but bukan itu goalnya, tujuan aku nulis diantaranya

Produktif

Aku termasuk orang yang faham akan potensial diri #tsaelaa. Bukan, wkw gini lho maksudnya. Aku ini IRT, Ibu Rumah Tangga, House Wife yang mana mungkin ga terlalu punya banyak pencapaian layaknya orang kantoran.

See? kebanyakan house wife saat ini, selain disibukkan dengan pertetekbengekan urusan rumah tangga yang capeknya bukan main, nah! waktu-waktu luangnya ini yang kadang kalo lalay sikit aja bisa menjerumus ke sesuatu yang kurang positif kalo diliat-liat.

Contohnya?

  • Buka e-commerce dan olshop-olshop. Yang mana selain menguras jiwa dan raga karena kadang kita pengen tapi kantong suami mungkin berkata lain, membuat membuat jiwa sedikit terguncang right? wkwk. Udah banyak bet dah tuh isi keranjang 99+ kalo di notif mah tapi kaga kebeli-kebeli juga wkwkw.
  • Nontonin story berentet. Aku pernah baca nih (ntah bener atau enggak), kalo acara NET TV turun selain karena target pasarnya bukan ibuk-ibuk yang hobinya nonton drama, juga TV saat ini kalah jam tayangnya ketimbang youtube dan instastory.
  • Retweet, scroll-scroll sampe juling. Ini sih hobiku ya wkwk. Buka twitter diwaktu senggang, baca berita-berita receh atau terprovokasi dengan issue politik yang ntah bener atau buzzeran, cukup membuat hati lelah.
  • Dannnn masih banyak lagi

So, menulis itu salah satu caraku yang paling mudah untuk mengalihkan ke adictkan itu, ketimbang bikin vlog yang harus create konten atau masak-masak yang kudu PR banget nyucinya #fiuhh

Kurangi Iri dan Dengki

Yaps! kubilang tadi aku termasuk orang yang tau potensial diri. Sebagai Ibu Rumah Tangga yang suaminya ga hobi ngomong, ga suka baca politik dan lebih banyak mempercayakan anything kepadaku, bosen sudah pasti wkwkw meski bersyukurnya kita termasuk yang minim konflik. But, kadang membuat sesuatu yang cukup aja terlihat kurang saja melihat rumput tetangga yang hijau-hijau ituuhh.

And then, tingginya intensitas kepo jika kita kurang produktif membuatku kadang iri dengan rutinitas orang. No no no! bisa dibilang kalo ada orang yang hobinya foya-foya, ngehedon, makan dan main ke tempat vancy, aku ga terlalu ambil pusing, But, kalo orang-orang ini punya kegiatan positif lebih banyak sedang aku masih gitu-gitu aja, ini yang kadang ngebuat aku membara.

Gue bisa apa nih? Gue harus ngapain nih? Biar ga gini-gini aja? Gue harus kemana? ama siapa? semalam berbuat apa? yolandaaa #jrenggg

Etdah ko jadi agak-agak kaku nih tulisan? Ya! pokoknya, semakin banyaknya waktu luang yang ku sisakan, semakin membuat hatiku gusar. Makanya aku paling jarang buka story orang, takut iri. Kalo story selebgram mah hobi wkwk.

Persiapan Nulis

Jadi, apa yang aku lakukan sebelum menulis?

  1. Pastikan anak dan suami tidak terganggu dengan rutinitas ini. Kadang aku menulis dipagi-pagi sekali, selain masih fresh, anak dan suami juga masih tidur kan. Jadi lebih leluasa. (Oia, selama WFH Ayah Mahe tidur lagi after subh, mungkin bentuk balas dendam karena selama ini beliau selalu caw tepat pukul 6 pagi)
  2. But, sebelum itu ada banyak hal yang harus aku selesaikan. Jika setelah solat subuh, maka aku harus menyelesaikan rangkaian ritual peribadatan first yang sudah menjadi kebiasaan, ga boleh ditawar!
  3. Memastikan semua cucian piring, ruang tamu dan nasi aman adalah step selanjutnya. Memasak? hmm ini bisa dilakukan kalo detik-detik mereka bangun, karena aku termasuk yang paling malas makan makanan dingin.

Kenapa aku menchallenge seperti itu sebelum menulis? because aku punya prinsip

Hobi boleh dijalankan tapi kewajiban harus diutamakan #tsadess gila gila gila!

Dan, menyibukkan diri dengan sesuatu yang positif adalah goalku menjadi Ibu Rumah Tangga. Aku punya banyak waktu luang yang tak semua orang punya. Aku boleh tak berpenghasilan, tapi tak lantas membuatku diam saja. Aku boleh jadi tak kemana-mana, tapi wawasanku harus mendunia.

– Intan Afiah 2020
Can’t wait nulis tentang mereka

Andddd finally, welcome to our journey! aku akan nulis cerita yang nantinya ketika Ayah Mahe tergerak hatinya untuk membaca, dia akan tersipu malu karena banyaknya kenangan-kenangan lucu yang kutulis dengan syahdu. #trakraktaktak dung jos!! BYE!

Note : Ayah Mahe ga suka baca. Doi ga akan pernah baca tulisanku, sebelum aku nulis novel wkwk kita aminkan saja

Bagikan Postingan ini :

2 People reacted on this

  1. Aku sudah baca ka intan, duuuuh berasa tersenggol nih aku sebagai IRT yg belum bisa produktif se-mangat untuk kita para IRT !

    1. Ayo semangat ka wina, jangan kasi kendor! kita punya banyak waktu luang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Buka jasa spesialis kandungan cucok juga tuh 🙂

Leave a Reply to Intan Afiah Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *